MATERI 3
XML RETRIEVAL
Extensible Markup Language (XML) adalah sebuah sintax untuk menandai data dengan tag-tag
sederhana. XML memberikan efisiensi dalam melakukan proses manipulasi informasi
pada suatu dokumen atau data secara terstruktur. XML dikembangkan pada tahun
tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan World
Wide Web Consortium (W3C) pada bulan Februari tahun 1998. XML dapat
didefinisika secara bebas, namun dalam pembuatannya pengguna harus
memperhatikan aturan-aturan agar menghasilkan XML yang benar.
Ada beberapa kegunaan
dari Extensible Markup Language (XML) yaitu sebagai berikut :
* Mendefinisikan
keterhubungan suatu document atau data.
* Merupakan suatu format
standar untuk mendefinisikan informasi suatu dokumen.
* Berfungsi untuk pertukaran
data meskipun berbeda platform.
XML Retrieval
XML Retrival merupakan
sistem temu kembali sebuah informasi, dokumen atau file menggunakan dokumen XML
yang berstruktur. Tujuan XML retrieval adalah mengimplementasikan temu kembali
informasi yang berfokus pada strategi pengembalian elemen XML suatu dokumen
yang merupakan hasil respon sebuah kueri.
Bahasa pada kueri pada
XML retrieval dipresentasikan menjadi dua, yaitu Conten and Structure (CAS) queries dan Content
Only (CO) queries. CAS kueri merupakan kata kunci
yang sifatnya terstruktur sehingga informasi yang didapat lebih spesifik berupa
isi, dan struktur dari document XML, sedangkan CO kueri merupakan kata kunci
yang sifatnya tidak terstruktur.
Berikut adalah beberapa
penjelasan terkait dengan evaluasi XML retrieval:
a. Evaluasi
Menurut (Firman B. Aji dan S. Martin Sirait, 1990)
evaluasi merupakan suatu usaha untuk mengukur dan memberi nilai secara objektif
terhadap pencapaian hasil-hasil yang telah direncanakan sebelumnya. Sedangkan
menurut (M. Manullang, 2005) evaluasi merupakan membandingkan hasil
pekerjaan (actual result) dengan alat pengukur (standar) yang sudah
ditentukan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi adalah penilaian hasil
sebuah proses yang telah dilakukan dengan menggunakan standar tertentu, gunakan
meningkatkan efetifitas dari proses yang dilakukan. Dalam makalah ini
evaluasi yang dilakukan terhadap information retrieval system khususnya
pada XML retrieval.
Tujuan Evaluasi
Menurut (Chowdhury, 1999) evaluasi memiliki beberapa
tujuan, yaitu:
* Untuk menilai tujuan dan rencana program sebelum
melaksanakan program tersebut.
* Untuk menentukan seberapa baik kinerja tujuan atau
harapan yang diinginkan.
* Untuk menentukan alasan atau penyebab dari keberhasilan
maupun kegagalan program tersebut.
* Untuk mengungkap prinsip-prinsip yang mendasari suatu
program yang berhasil.
* Untuk mengeksplorasi tentik yang dapat meningkatkan
efektivitas program.
* Untuk memperbaiki cara yang digunakan untuk mencapai
tujuan.
Kriteria Evaluasi
Untuk menentukan parameter evaluasi information
retrieval system menurut (Chowdhury, 1999) evaluasi dikelompokkan
menjadi 5 kriteria, yaitu:
a. Recall dan precision
Parameter kriteria ini ada 5 yaitu indeks exhaustivity, term spesifitas,
bahasan pengindeksan, perumusan permintaan dan strategi pencarian.
b. Respon waktu
Parameter kriteria ini ada 5 yaitu pengorganisasian
dokumen yang tersedia, jenis query, lokasi pusat informasi,
frekuensi yang menerima permintaan pengguna dan ukuran koleksi.
c. Upaya pengguna
Parameter kriteria ini ada 3 yaitu aksesbilitas system,
sistem menyediakan pedoman cara menggunakannya, fasilitas untuk berinteraksi
dengan sistem.
d. Penyajian
Parameter kriteria ini mengacu kepada sifat output seperti
referensi bibliografi, abstrak atau full teks.
e. Cangkupan koleksi
Parameter kriteria ini ada 4 yaitu jenis perangkat input dan
ukuran perangkat penyimpanan, kedalaman analisis subjek, sifat
perminataan pengguna dan bentuk fisik dokumen.
Komentar
Posting Komentar